Type Data VB6


Visual Basic menggunakan blok bangunan seperti Variabel, Tipe Data, Prosedur, Fungsi dan Kontrol Struktur di lingkungan pemrogramannya. Bagian ini berkonsentrasi pada dasar-dasar pemrograman Visual Basic dengan blok yang ditentukan.
Modul

Kode dalam Visual Basic disimpan dalam bentuk modul. Jenis tiga modul Formulir Modul, Modul dan Kelas Standar Modul. Sebuah aplikasi sederhana mungkin berisi Formulir tunggal, dan kode berada di Formulir bahwa modul itu sendiri. Sebagai aplikasi tumbuh, Formulir tambahan ditambahkan dan mungkin ada kode umum akan dieksekusi dalam beberapa Forms. Untuk menghindari duplikasi kode, modul terpisah yang berisi prosedur dibuat yang mengimplementasikan kode umum. Ini adalah Modul standar.
Read more ›

Posted in visual basic

Memulai dengan Visual Basic 6.0


Visual Basic dimulai dengan menggunakan pilihan Programs> Microsoft Visual Basic 6.0> Visual Basic 6.0. Mengklik ikon Visual Basic, kita dapat melihat layar hak cipta mendaftar rincian pemegang lisensi salinan Visual Basic 6.0. Kemudian membuka ke sebuah layar baru seperti yang ditunjukkan pada gambar 1 di bawah ini, dengan elemen antarmuka Seperti menubar, ToolBar, Proyek Baru kotak dialog. Unsur-unsur ini mengizinkan pengguna untuk buid berbagai jenis aplikasi Visual Basic.
Read more ›

Posted in visual basic

contoh kekuatan bahan


KETEBALAN LAPIS TAMBAHAN (OVERLAY)
Abstrak : Perancangan lapis tambahan (overlay design) merupakan ketebalan dari aspal atau lapisan butir yang akan melapisi perkerasan yang ada, sebagai usaha dalam mengatasi penurunan kekuatan perkerasan serta melindungi struktur selama periode desain.
Selama beberapa tahun, dalam menentukan besarnya lapis tambahan aspal untuk perkerasan lentur, didasarkan pada besarnya lapis tambahan aspal untuk perkerasan lentur, didasarkan pada besarnya lendutan yang terjadi. Data lendutan tersebut didapat dari pengukuran dengan alat Benkelman Beam pada suatu standar pembebanan tertentu. Sedangkan jalan yang diambil dalam studi kasus ini adalah salah satu jalan di Propinsi Kalimantan Barat, yaitu jalan Tanjung – Balai Karangan.
Berdasarkan beberapa prosedur perencanaan lapis tambahan, seperti misalnya dengan Metode Empirik dengan prosedur dari Bina Marga memberikan hasil (ketebalan overlay) yang sangat bervariasi, selain itu juga digunakan metode dengan cara kekuatan elemen bahan/material, khususnya dengan menonjolkan angka Modulus Elastisitas bahan atau lebih dikenal dengan Metode Mekanik dengan prosedur dari TRRL yang memberikan hasil yang relatif seragam dan lebih besar dari cara empirik. Untuk itu penelitian ini dimaksudkan untuk melihat sejauh mana perbedaan hasil dari kedua metode tersebut dan bagaimana peranan nilai kekuatan bahan secara individu (modulus elastisitas bahan) terhadap ketebalan lapis tambahan (overlay).

Posted in anam46

contoh soal tegangan, regangan dan modulus


1. Sebuah kawat baja (E = 2 x 1011 N/m2). Panjang 125 cm dan diameternya 0.5 cm mengalami gaya tarik 1 N.Tentukan:
a. tegangan.
b. regangan.
c. pertambahan panjang kawat.
Jawab:
a. Tegangan = F/A ; F = 1 N.
A = p r2 = 3.14 (1/4 . 10-2)2A = 1/(3.14 . 1/16 . 10-4) = 16 . 10-4/3.14 = 5.09 . 104 N/M2
b. Regangan = e = DL/L = (F/A)/E
= 5.09. 104/2.1011 = 2.55.10-7c. Pertambahan panjang kawat: DL = e . L = 2.55 . 10-7 . 125 = 3.2 . 10-5 cm Read more ›

Posted in fisika

Metode ilmiah


METODE ILMIAH adalah metode yang digunakan untuk memecahkan masalah dengan menggunakan langkah ilmiah yang teratur, Sistematis dan Terkontrol.
Langkah-langkah metode ilmiah:
  1. observasi
  2. merumuskan masalah
  3. merumuskan hipotesis
  4. merancang eksperimen dan pelak sanaan eksperimen
  5. mengolah dan menganalisis data
  6. pelaporan hasil penelitian
  7. Read more ›

Posted in Ipa

Hipotesis


HIPOTESIS adalah jawaban sementara terhadap rumusan masalah yang masih bersifat penduga karena masih harus dibuktikan kebenarannya.
petunjuk dalam merumuskannya:

  1. Hendaknya menyatakan hubungan antara dua variabel
  2. Di nyatakan dalam bentuk pernyataan
  3. Mempunyai daya penjelas
  4. Hendaknya dapat di uji
  5. Di nyatakan dalam kalimat yang sederhana dan singkat
  6. Read more ›

Posted in Ipa

3 komponen penting dalam ipa


SIKAP ILMIAH

  1. Rasa Ingin Tau
  2. Jujur
  3. Teliti
  4. Objektif
  5. Tekun
  6. Terbuka
PROSES ILMIAH Adalah proses yang mempelajari ipa atau cara-cara khusus dalam menyelidikiatau memecahkan masalah.
Proses pemecahan masalah tersebut harus menggunakan langkah-langkah yang objektif dan sistematis.
PRODUK ILMIAH adalah Produk ilmiah berupa fakta Konsep, Prinsip, Hukum teori, Generalisasi.
Posted in Ipa

anam46

artikel terkini
arsipan
category
kalender
September 2014
S M T W T F S
« Apr    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: